Pikiran Bisa Melesat Secepat Kilat

Bulan April dilalui dengan amat sempurna, bisa dibilang seperti itu.
Segalanya lancar, dimudahkan dan berjalan mulus seperti jalan raya yang baru diaspal. 

Sampai, pada suatu hari, di awal bulan Mei tiba.
Bergumam dalam hati, dengan keheranan sampai terbesit dipikiran. 
"Kok bulan kemarin, lancar banget ya"
"Gak ada kendala"
"Gak ada drama kehidupan yang mampir"
"Kok bisa ya, lancar banget hidup ini"

Bersyukur, tapi dengan kecurigaan dan keheranan yang terus muncul. 
Pikiran ini tiada henti, memikirkan keanehan yang terjadi. 
Peinsip hidup itu seimbang, tidak terjawab di bulan lalu. 
Nampaknya ada yang berat sebelah.
Sampai terbesit, pikiran-pikiran luar biasa itu.

Kejadian itu datang, dengan instan, tanpa diminta.
Seolah semesta mendengar, percakapan yang ada dipikiranku kala itu.
Cerita itu terjadi di perpustakaan Taman Literasi, Jakarta Selatan.

Pukul 21.00 WIB, perpustakaan tersebut tutup.
Aku memutuskan untuk meninggalkan lokasi dan beralih ke mall terdekat. 
Saat akan mengecek sesuatu di ponsel, ternyata ponselku tidak ada di tas.

Panik bukan main, karena hari makin gelap dan pengunjung tersisa hitungan jari.
Sambil mencoba mengingat dan berusaha tetap tenang. 
Sudah dicari, namun tidak menemui titik terang.
Akhirnya memutuskan kembali ke perpustakaan.
Keliling taman sampai 5x bahkan lebih, namun belum ada jawaban.

Menyerah, dan berusaha meminta pertolongan.
Kala itu, ada sepasang kekasih yang kumintai tolong.
30 menit berjalan ternyata nihil. Mereka masih ada dan menemani.
Sampai di titik bertemu security taman.
Niat hati ingin cek cctv, tapi ternyata petunjuk itu datang.

Benar saja, aku lalai, ponselku tertinggal di perpustakaan tadi.
Untung pegawainya amanah, jadi masih bisa diselamatkan.
Detak jantung pun kembali normal, aku bisa kembali pulang dengan hati tenang. 

Di perjalanan pulang, aku merenungkan pikiran-pikiran anehku yang muncul tadi.
Ternyata, meski hanya sebatas pikiran menyelinap, sebatas bergumam saja.
Dampaknya sangat dasyat, semesta mendengar dan menangkap.
Sampailah pada alam bawah sadar dan terjadi.

*Hikmah yang bisa diambil dari cerita ini untuk aku, kamu dan teman-teman yang membaca*
1. *Selalu berhati-hati dalam berpikir dan berucap*, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di waktu yang akan datang. Ketika semesta mendukung dan mendengar, maka bisa saja hal yang dipikirkan itu terjadi. 
2.*Selalu berpikir positif dan berucap yang baik*, karena ketika alam bawah sadar mendengar, maka akan menjadi intuisi menggerakan seluruh tubuh, dan terjadilah. Atau bahasa kerennya adalah manifestation (law of attraction). Pikiran-pikiran kita menarik kejadian-kejadian untuk datang di hidup kita, maka berpikir yang positif. 
3. *Selalu bersyukur*, tanamkan dalam jiwa sikap ini dan terapkan dalam segala kondisi. Apabila diberikan hal yang tidak sesuai, maka tetap bersyukur, karena semesta memberikan kita waktu untuk belajar. Sebaliknya, apabila terjadi hal baik bahkan melebihi ekspetasi, selalu bersyukur, maka akan menarik hal baik lainnya yang lebih besar.

Setiap jalma diberi petunjuk.
Agar bisa selalu belajar, manjadi pribadi yang tangguh.

Tidak ada yang sia-sia.
Semua hal yang datang memberi pelajaran dan nilai-nilai kehidupan terbaru.
Semoga kita menjadi bagian dari manusia yang selalu bisa menangkap dengan baik, dari segala fase kehidupan yang terjadi. 

#MenemuiMakna
#BerdampakBersama
#CeritaPenuhArti
#TikTalks






Komentar

  1. keren kak karya tulisnya, kejadian seperti itu Low of attraction ya apa yg kita pikirkan terus menerus, akan menjadi kenyataan karena kekuatan alam bawah sadar kita

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer